Tampilkan posting dengan label aplikasi. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label aplikasi. Tampilkan semua posting

Cara Backup Email Pada Aplikasi Thunderbird

Cara Backup Email Pada Aplikasi Thunderbird  -
Kesempatan kali ini Saya akan berbagi  bagaimana cara untuk membackup email sekaligus email akun dan konfigurasinya pada aplikasi email client thunderbird.
Mungkin tips ini sudah banyak di postingkan teman-teman blogger dan di share di internet dan kebetulan saya dapat tips nya dari blog teman andreyeko, tapi apa salahnya kalau Saya tulis di blog Saya juga, selain buat arsip atau catatan pribadi untuk melengkapi informasi di blog Saya juga hehe... kbetulan Saya juga lagi ada kerjaan backup email thunderbird. Ok kalau begitu kita langsung saja ya pada tutorial tips nya, silahkan disimak....
  • Copy  folder profile Thunderbird dari PC lama. Tiap OS mempunyai lokasi yang berbeda. Boleh 1 folder Profiles atau folder yang bernama hurufaneh.default yang berada di dalam folder Profiles. Berikut lokasi file Profile Thunderbird dari tiga OS yang berbeda.
    * Windows XP : C:\Documents and Settings\[userName]\Application Data\Thunderbird\Profiles
    * Windows Vista atau Windows 7 : C:\Users\[userName]\AppData\Roaming\Thunderbird\Profiles
    * Ubuntu : /home/[userName]/.thunderbird/Profiles
  • Copas folder tersebut di PC baru. Lokasinya terserah anda, bisa dilokasi yang sama, atau lokasi lain. Kalau saya sendiri biasanya akan paste di partisi lain, karena memudahkan proses backup jika seandainya saya harus format ulang. dalam contoh saya, folder tersebut saya paste di D:\email
  • Setelah selesai paste folder tersebut, buka file “profiles.ini” yang berada di folder thunderbird di PC baru menggunakan notepad. lokasi file ini berada di :
    * Windows XP : C:\Documents and Settings\[userName]\Application Data\Thunderbird
    * Windows Vista atau Windows 7 : C:\Users\[userName]\AppData\Roaming\Thunderbird
    * Ubuntu : /home/[userName]/.thunderbird
  • File tersebut berisi tulisan sebagai berikut
    [General]
    StartWithLastProfile=1
    [Profile0]
    Name=default
    IsRelative=1
    Path=Profiles/q4w1stw4.default
  • Ganti nilai ‘IsRelative’ dari ’1′ menjadi ’0′ dan ganti alamat Path menjadi lokasi folder Profiles tersebut. Dalam kasus saya berada di D:\email
    [General]
    StartWithLastProfile=1
    [Profile0]
    Name=default
    IsRelative=0
    Path=D:/email/Profiles/[huruf aneh sesuai dengan nama folder yang dicopy].default
  • Begitu anda membuka Thunderbird, anda akan melihat email-email, address book, bahkan account email anda sama seperti di PC lama
Selamat Mencoba..

AMD Luncurkan Prosesor FX Vishera

AMD Luncurkan Prosesor FX Vishera - Prosesor AMD FXVishera memang mampu memberikan kinerja yang terbilang bagus dengan harga yang ditawarkannya. Apalagi penggunaan teknologi 8 core dengan kecepatan clock default 4 GHz yang diusungnya, membuat prosesor senilai Rp. 1,9 jutaan tersebut layak diperhitungkan.

Sayang meski terbilang cukup terjangkau, tak semua penggila hardware memiliki kocek cukup untuk memboyongnya. Mengantisipasi keinginan penggila hardware dengan budget terbatas namun menginginkan produk sekelas Vishera, AMD akhirnya meluncurkan prosesor AMD FX Vishera dengan harga terjangkau.

Mengusung nama FX-4130, prosesor yang mengisi kelas terendah keluarga FX Vishera tersebut dihargai oleh AMD sebesar USD 101 atau hanya sekitar Rp 900 ribuan saja.

Namun berbeda dengan prosesor FX Vishera seri diatasnya, FX-4130 yang diluncurkan dengan harga terjangkau tersebut hanya mengusung teknologi Quad-Core didalamnya. Bukan 8 core seperti yang tertanam pada FX-4300 maupun FX-8320 dan FX-8350.

Dikutip dari Guru3D, Rabu (30/1/2013), FX-4130 bakal berjalan pada kecepatan clock standar 3,8 GHz. Sedangkan L2 cache diakomodir dengan kapasitas 4MB, seperti halnya L3 cache.

Seperti seri diatasnya, prosesor yang butuh daya 125 watt dalam pengoperasiannya tersebut juga turut mengaplikasi socket AM3+ dalam penggunaannya.

Review Nokia Asha 306 Touch Screen

Nokia Asha 306 Touch Screen - Nokia Asha 306 adalah satu dari tiga varian terbaru dari seri Asha terbaru. Tiga ponsel Asha terbaru ini menggunakan full touch screen seperti kebanyakan smartphone dipasaran.

Walaupun bukan smartphone sesungguhnya karena masih menggunakan antar muka Nokia S40, tapi ketiga ponsel ini cukup mumpuni untuk anda yang menginginkan ponsel dengan fitur touch screen.

Setelah beberapa hari lalu kita telah membahas Nokia Asha 305, kali ini kita akan membahas saudara dari Asha 305, yaitu Nokia Asha 306. Ponsel ini secara keseluruhan memang hampir sama dengan saudaranya. Tapi jangan salah, ada beberapa fitur yang tidak ada di Asha 305 yang hadir di Asha 306 dan sebalik.

Simak berbagai macam fitur Nokia Asha 306 berikut ini:

Konektivitas
Sayangnya, Nokia Asha 306 hanya bisa menggunakan satu SIM-Card, tidak seperti saudaranya Asha 305. Ponsel ini hadir dengan jaringan GSM 2G (850 / 900 / 1800 / 1900). Untuk data, ponsel ini hanya mendukung GPRS dan EDGE, tapi Nokia Asha 306 dibekali dengan Wi-Fi 802.11 b/g. Jadi, anda dapat berselancar menggunkan Wi-Fi yang biasanya kecepatannya lebih cepat daripada GPRS. Selain itu, terdapat juga sebuah port USB v.2.0 dan sebuah port headset.

Antar Muka
Untuk urusan platform, masih tetap setia menggunakan Nokia S40. Sekedar informasi, platform S40 merupakan platform lama yang sudah bertahun-tahun digunakan Nokia dan tetap digunakan dibanyak ponsel kelas menengah ke bawah. Sayangnya, platform S40 tidak dapat menjalankan aplikasi secara bersamaan kecuali music player dengan radio.

Ukuran
Untuk masalah body, Asha 306 persis sama ukuran dan beratnya dengan Asha 305, yaitu 110.3 x 53.8 x 12.8 mm dengan berat 98 gram.

Layar
Layar Nokia Asha 306 masih menggunakan TFT Resitive Touchscreen dengan 56K colors, jadi anda harus menggunakan sedikit tenaga ketika menggunakannya berbeda dengan layar kapasitive. Selain itu juga didukung dengan multitouch yaitu dapat digunakan dengan beberapa sentuhan secara bersamaan. Sedangkan ukuran layar hadir dengan 240 x 400 pixels, 3.0 inch (~155 ppi). Cukup lumayan nyaman digunakan dengan ukuran layar tersebut.

Memori
Ponsel ini dibekali dengan 10 MB dan 64 MB ROM atau disebut juga memori internal. Sedangkan untuk memori eksternal, Nokia Asha ini dibundling dengan 2 GB memory card didalamnya, dan dapat juga ditambah sampai 32 GB.

Suara
Hadir dengan speaker utama pada bagian belakang dengan kualitas suara cukup mumpuni. Selain itu juga dilengkapi dengan sebuah 3,5 mm port jack sebagai lubang untuk memasukkan headset.

Kamera
Nokia Asha 306 dilengkapi dengan kamera utama yang terletk pada bagian belakang dengan kualitas 2 MP (1600x1200 pixels), lumayan bagus digunakan untuk memotret. Selain itu, kamera ini juga dapat digunakan untuk merekam video dengan resolusi QCIF (176 x 144 piksel) 10fps dalam format 3GP.

Warna
Nokia Asha 306 hadir dengan beberapa pilihan warna, seperti silver white, red, mid blue, dark grey.

Baterai
Sama seperti saudaranya, ponsel ini dibekali dengan sebuah baterai Li-Ion 1110 mAh (BL-4U) yang dapat bertahan sampai 600 jam waktu stand-by, 14 jam waktu bicara dan 40 jam music play.

Hiburan
Untuk masalah hiburan, Nokia Asha 306 dibekali dengan radio fm dengan fitur RDS. Ponsel ini juga dilengkapi dengan Music Player yang dapat berjalan dengan format MP3/WAV/WMA/AAC, dan juga dilengkapi dengan video player yang dapat berjalan dengan format MP4/3GP/H.264/H.263/WMV.

Game dan Aplikasi
Nokia Asha 306 juga hadir dengan bebarapa game dan aplikasi seperti Nokia Life, Dictionary, Chat, Facebook, Twitter, Casino, Solitaire dan lainnya yang mencapai 40 buah. Anda juga dapat menambahkan aplikasi maupun game lain dengan cara mendownloadnya, tapi sayangnya hanya aplikasi dan game dalam format java.

Harga Nokia Asha 306
Nokia Asha 306 direncanakan untuk masuk kepasar sekitar bulan Agustus 2012. Untuk segi harga juga masih tergolong bersaing, yaitu sekitar Rp. 899.000.

Cara Mengatasi Bunyi Hard Disk Seagate

Cara Mengatasi Bunyi Hard Disk Seagate - Seagate tergolong hard disk yang kuat dan tahan terhadap getaran, tidak terlalu bising walau melakukan kinerja yang berat dan memiliki suhu yang stabil. Namun ada beberapa hard disk Seagate terdapat bunyi tik-tik saat di goyangkan (dalam keadaan tidak nyala), seperti besi yang sedang bersentuhan ketika digoyangkan.

Untuk lebih jelasnya saya masih belum bisa mengetahui secara pasti, yang jelas, setiap saya ketemu dengan hard disk jenis SATA, dalam keadaan mati selalu saya coba untuk menggoyangkan dan bunyi itu pun selalu ada. Namun jika hard disk mengalami bunyi ketika hard disk dalam keaadaan nyala, test tegangan power supply pada bios atau menggunakan software.

Tes cek apakah tegangannya sudah stabil, jika memang tidak stabil coba kurangi beban power supply seperti halnya melepas kipas atau DVD ROM, kalaupun masih tidak stabil, segeralah untuk mengganti power suplay Anda yang baru karena akan sangat membahayakan kondisi hard disk Anda karena bisa menyebabkan bad sektor, baik fisik maupun non fisik dan kemungkinan terburuknya bisa mengalami mati total dan Andapun akan kehilangan data penting Anda.

Jika memang tegangan pada power suplay Anda normal, bisa juga hard disk tersebut mengalami kerusakan fisik yang disebabkan karena sering mengalami listrik padam secara mendadak dan hang.

Hasil Test Hard Disk Seagate Normal (Berbunyi Tik-tik dalam keadaan mati) Dengan speed rate: Linier rate 69.7 MB/s, Linier rate 58.3 MB/s, Linier rate 32.1 MB/s, Random rate 51.4 MB/s, Buffered rate 130.1 MB/s, Average rate access 16.79 MB/s.

Hacker Beraksi Demi Nafsu Birahi

Hacker Beraksi Demi Nafsu Birahi - Jutaan pengguna internet di Brasil menjadi korban serangan hacker yang berhasil mengekploitasi kelemahan firmware pada modem DSL. Pelaku kemudian mengarahakan korban ke situs palsu seperti Google atau Facebook yang sudah disisipi aplikasi jahat.

Menurut Fabio Assolini, Kaspersky Lab Expert, ada sekitar 4,5 juta modem yang berhasil dieksploitasi pelaku. Kerentanan tersebut memungkinkan penyerang menggunakan skrip sederhana untuk mencuri password yang kemudian dipakai untuk mengendalikan perangkat korban.

Setelah itu para penyerang mengatur ulang modem agar menggunakan server yang telah ditentukan, dengan ini pelaku bisa mengubah sistem domain untuk dimanipulasi agar menuju ke situs yang penuh jebakan.

“Ini adalah gambaran serangan di Brasil yang terjadi pada tahun 2011, menggunakan 1 kelemahan firmware, 2 skrip berbahaya, 40 DNS palsu dan berhasil mempengarui 6 produsen modem. Menyebabkan jutaan pengguna internet di Brasil menjadi korban serangan massal,” kata Assolini.

Motivasi serangan tersebut tentu saja adalah uang. Sebab malware yang diinstal ke komputer korban secara otomatis mencuri data sensitif seperti informasi perbankan dan password, pelaku pun kebanjiran data yang amat bernilai harganya.

Iroisnya, Assolini megungkap bahwa uang yang dihasilkan pelaku dihabiskan di pusat prostitusi ternama di Rio de Janeiro. Hal ini terungkap lewat pengakuan beberapa hacker yang melakukan penyerangan tersebut, seperti dikutip detikINET dari sophos. (deticom)